Campur Bazar: Panganan Lezat dengan Harga Bersahabat

mahdusabrori.com-campur-bazar

Berawal dari ajakan mantan Dekan sewaktu aku kuliah dulu, akhirnya aku berkesempatan mendokumentasikan makanan tersohor di Pamekasan ini, yaitu Campur Bazar.

Sebetulnya tempat makan ini sering aku lewati dari mulai aku berkuliah sampai aku bekerja saat ini. Tapi baru kali ini aku bisa mendokumentasikannya. Entah, karena apa aku tidak menyadari tempat ini 😀

Campor bazar bertempat di Jalan Basar, Kelurahan Bugih, Pamekasan. Jika dari Pendopo Ronggo Sukowati, kurang lebih jaraknya 1 km, ke arah barat. Tempatnya memang bukan di tegah-tengah kota. Sederhana, tapi kebersihan sangat dijaga disini.

mahdusabrori.com

Suasana rumah makan Campur Bazar

Campur Bazar sebenarnya metamorfosis dari makanan khas Pamekasan yaitu campor. Namun karena lokasi jualannya berada di Jalan Basar, maka makanan ini terkenal dengan sebutan Campur Bazar.

Seperti halnya campor pada umumnya, campor ini terdiri dari potongan lontong, tauge, bihun, keripik singkong tette, menyatu bersama kuah bening yang sangat menggugah selera. Namun ada yang berbeda dari campor ini, yaitu siraman bumbu kacang diatasnya. Menjadikan campor ini sedikit berbeda dari campor lainnya.

mahdusabrori.com

Penampakan Campur Bazar

Campor Bazar ini sangat ramai pembelinya jika waktu-waktu libur, apa lagi pada jam sarapan pagi. Tak heran sih, karena tempat ini memang tersohor. Tidak jarang mobil berplat merah berjejer parkir di depan rumah makan ini, menandakan bahwa tempat ini menjadi langganan para Pejabat Daerah.

Tapi meskipun begitu, Campur Bazar memiliki harga yang sangat terjangkau. Satu porsinya tidak sampai Rp. 10. 000. Sangat sepadan dengan rasanya yang maknyussss 😀

Jika berkunjung ke Pamekasan, jangan lupa cobain makanan lezat ini. jika butuh Guide, aku siap lhoo 😀 #ngarep

 

3 Comments

    Wahyu Alam

    Campor bukannya dari Sumenep ya, mirip-mirip memang. Toge gorengnya itu lho. Duh, awas nanti kalau ke Pamekasan saya ngga diajak!

      macatoles

      sumenep ya? mirip mungkin 😀

    Rozi

    Kapan-kapan kalau aku ke Pamekasan ditraktir ya? 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*